Kekurangan Magnesium: Gejala, Jantung Berdebar & Faktanya
Kekurangan magnesium cukup sering terjadi, terutama pada orang dengan diabetes, peminum alkohol, dan orang yang rutin minum obat tertentu seperti obat lambung golongan PPI atau diuretik. Masalahnya, kondisi ini sering tidak terasa sampai kadarnya cukup rendah. Gejalanya bisa berupa gemetar dan lemas, sampai gangguan irama jantung pada kasus berat. Lalu, benarkah jantung berdebar selalu tanda kurang magnesium? Mari kita pisahkan fakta dan mitosnya.
1. Magnesium & Kalsium untuk Tekanan Darah: Apa Kata Riset?
2. Kram Kaki Malam Hari: Penyebab & Benarkah Kurang Magnesium?
3. Kekurangan Magnesium: Gejala, Jantung Berdebar & Faktanya (sedang Anda baca)
4. Kalsium untuk Usia 40 Tahun ke Atas: Tulang, Otot & Jantung (segera terbit)
Apa itu kekurangan magnesium?
Magnesium adalah mineral yang ikut bekerja dalam lebih dari 600 reaksi kimia di tubuh, termasuk kerja otot, saraf, dan irama jantung (Salinas dkk., 2023).
Secara medis, kekurangan magnesium disebut hipomagnesemia, yaitu kadar magnesium dalam darah di bawah 1,46 mg/dL. Kondisi ini biasanya tidak bergejala sampai kadarnya turun di bawah sekitar 1,2 mg/dL (Gragossian dkk., 2023). Karena itu banyak orang tidak sadar mengalaminya. Tinjauan laboratorium bahkan menyebut banyak kasus hipomagnesemia tidak terdiagnosis (Salinas dkk., 2023).
Gejala kekurangan magnesium
Gejalanya tidak khas dan bergantung pada seberapa rendah kadarnya:
- Ringan: gemetar ringan dan badan terasa lemas (Gragossian dkk., 2023)
- Berat: gangguan saraf dan otot, serta gangguan irama jantung yang bisa berbahaya (Van Laecke, 2019)
Kekurangan magnesium juga bisa memicu gangguan elektrolit lain, misalnya kadar kalium atau kalsium yang ikut rendah (Liamis dkk., 2021). Karena gejalanya mirip banyak kondisi lain, jangan mendiagnosis diri sendiri. Pastikan lewat pemeriksaan darah.
Kekurangan magnesium dan jantung berdebar

Ada kaitannya, tapi tidak sesederhana “berdebar berarti kurang magnesium”.
- Faktanya: dalam Framingham Heart Study, orang dengan kadar magnesium darah paling rendah sekitar 50% lebih mungkin mengalami fibrilasi atrium (salah satu jenis gangguan irama jantung) dalam 20 tahun dibanding yang kadarnya lebih tinggi (Khan dkk., 2013). Ini studi pengamatan, jadi menunjukkan kaitan, bukan sebab-akibat.
- Tapi: jantung berdebar jauh lebih sering dipicu hal lain, seperti kopi, cemas, kurang tidur, gangguan tiroid, anemia, atau obat tertentu. Panduannya ada di Cara Mengatasi Jantung Berdebar.
- Belum ada bukti kuat bahwa suplemen magnesium meredakan keluhan berdebar pada orang yang kadar magnesiumnya normal.
Segera ke IGD bila berdebar disertai nyeri dada, sesak napas, pusing berat, atau pingsan.
Kekurangan magnesium menyebabkan apa, dan apa penyebabnya?
Penyebab tersering antara lain (Gragossian dkk., 2023; Liamis dkk., 2021):
- Penyakit kronis, terutama diabetes
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Kehilangan lewat saluran cerna, misalnya diare berkepanjangan
- Kehilangan lewat ginjal
- Obat tertentu, seperti diuretik (pelancar kencing), obat lambung golongan PPI (misalnya omeprazole dan lansoprazole), beberapa antibiotik, dan obat kemoterapi tertentu
Soal obat lambung PPI, analisis 16 studi dengan lebih dari 131.000 orang menemukan hipomagnesemia pada 19,4% pemakai PPI dibanding 13,5% bukan pemakai. Risikonya lebih tinggi pada dosis yang lebih besar (Srinutta dkk., 2019).
Penting: jangan menghentikan obat lambung atau obat tekanan darah sendiri. Bila Anda memakainya dalam jangka panjang, tanyakan pada dokter apakah kadar magnesium Anda perlu dicek.
Siapa yang paling perlu waspada?
- Penderita diabetes
- Orang yang lama memakai obat lambung PPI atau diuretik
- Peminum alkohol
- Orang dengan diare kronis atau gangguan penyerapan usus
- Orang lanjut usia dengan banyak obat rutin
Fakta vs mitos soal magnesium
| Mitos | Fakta |
|---|---|
| Kram kaki pasti karena kurang magnesium | Penyebab kram kaki malam hari belum pasti, dan tinjauan Cochrane menyimpulkan suplemen magnesium kemungkinan tidak banyak membantu kram pada lansia. Baca Kram Kaki Malam Hari. |
| Berdebar pasti tanda kurang magnesium | Berdebar punya banyak penyebab. Kadar magnesium hanya bisa dipastikan lewat cek darah. |
| Makin banyak suplemen magnesium, makin baik | Batas atas magnesium dari suplemen untuk orang dewasa adalah 350 mg per hari (NIH). Kelebihan magnesium yang berbahaya hampir selalu terjadi pada orang dengan fungsi ginjal menurun yang mengonsumsi magnesium dosis tinggi dari suplemen, obat pencahar, atau antasida (Van Laecke, 2019). |
| Magnesium hanya bisa didapat dari suplemen | Sumber utamanya justru makanan sehari-hari. |
Kekurangan magnesium makan apa?

Sumber magnesium yang mudah ditemukan antara lain bayam dan sayuran hijau, kacang tanah, kacang mete, almond, biji labu, tempe, tahu, beras merah, alpukat, dan pisang. Tabel lengkap sumber magnesium dan kalsium ada di Magnesium & Kalsium untuk Tekanan Darah.
Tips sederhana:
- Ganti sebagian nasi putih dengan beras merah.
- Jadikan segenggam kacang tanpa garam sebagai camilan.
- Tambahkan sayuran hijau di setiap waktu makan.
- Pilih tempe dan tahu sebagai lauk beberapa kali seminggu.
Bila kekurangan magnesium sudah terbukti lewat cek darah, dokter akan menentukan cara penggantiannya.
Pelengkap pola makan: Paket Swift

Bila pola makan harian belum cukup mineral, suplemen bisa menjadi pelengkap pola makan. Paket Swift menggabungkan dua produk:
Calcium Mag (BPOM POM SI 124503901) berbentuk tablet berisi kalsium (kalsium sitrat) dan magnesium dengan rasio 2:1, dilengkapi fosfor, seng, mangan, dan vitamin D. Dosis awalnya 1 tablet sehari dan bisa dinaikkan sesuai anjuran dokter. Sebagai patokan, batas atas magnesium dari suplemen untuk orang dewasa adalah 350 mg per hari; magnesium dari makanan tidak ikut dihitung (NIH). Dosis penuh 4 tablet setara 400 mg magnesium, jadi dosis di atas 3 tablet sehari sebaiknya hanya atas anjuran dokter, terutama bila ada gangguan ginjal. Calcium Mag terdaftar halal BPJPH (REG RI HL US000060470525, sertifikat IFANCA; cek di situs BPJPH).
ProArgi-9+ (BPOM POM SI 114203111) adalah minuman serbuk yang mengandung L-Arginine, bahan baku tubuh untuk membuat nitric oxide yang membantu pembuluh darah rileks. Detail: Panduan ProArgi-9+. Ulasan suplemen jantung lain ada di Panduan Vitamin dan Suplemen untuk Kesehatan Jantung. ProArgi-9+ terdaftar halal BPJPH (REG RI HL US000060500525, sertifikat IFANCA; cek di situs BPJPH).
Catatan penting: ProArgi-9+ tidak dianjurkan untuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, dan penderita herpes perlu berhati-hati. Bila Anda minum obat jantung golongan nitrat (misalnya ISDN) atau obat penurun tekanan darah, wajib konsultasi dokter dulu karena ada risiko tekanan darah turun terlalu rendah. Penderita penyakit ginjal wajib bertanya ke dokter sebelum memakai suplemen magnesium. Kalsium dan magnesium juga bisa mengganggu penyerapan beberapa obat, jadi tanyakan jarak minumnya ke dokter atau apoteker.
FAQ seputar kekurangan magnesium
Apa gejala kekurangan magnesium?
Kekurangan magnesium sering tidak bergejala sampai kadarnya cukup rendah. Gejala ringan berupa gemetar dan lemas. Pada kasus berat bisa muncul gangguan saraf, otot, dan irama jantung. Kepastiannya lewat pemeriksaan kadar magnesium darah.
Kekurangan magnesium makan apa?
Perbanyak bayam dan sayuran hijau, kacang-kacangan, biji labu, tempe, tahu, beras merah, alpukat, dan pisang. Bila kekurangan sudah terbukti lewat cek darah, ikuti cara penggantian yang ditentukan dokter.
Apakah kekurangan magnesium bisa menyebabkan jantung berdebar?
Kadar magnesium yang rendah dikaitkan dengan risiko gangguan irama jantung tertentu. Namun jantung berdebar jauh lebih sering dipicu kopi, cemas, kurang tidur, tiroid, atau anemia. Segera ke IGD bila berdebar disertai nyeri dada, sesak, atau pingsan.
Apa penyebab kekurangan magnesium?
Penyebab tersering adalah penyakit kronis seperti diabetes, alkohol, diare berkepanjangan, gangguan ginjal, dan obat tertentu seperti diuretik serta obat lambung golongan PPI. Jangan menghentikan obat sendiri, tetapi tanyakan pada dokter apakah kadar magnesium Anda perlu dicek.
Bagaimana cara mengetahui kekurangan magnesium?
Cara paling umum adalah pemeriksaan kadar magnesium dalam darah di laboratorium. Kadar di bawah 1,46 mg/dL tergolong rendah. Diskusikan hasilnya dengan dokter.
Paket Swift: 2 box ProArgi-9+ (60 sachet) + gratis Calcium Mag. Pelengkap pola makan, bukan pengganti pemeriksaan dokter. ProArgi-9+ terdaftar BPOM POM SI 114203111.
Masih ragu? Konsultasi dulu dengan Coach Didit via WhatsApp (0851-7977-5656). Untuk keputusan medis, tetap ikuti arahan dokter Anda.
Suplemen bukan pengganti obat. Konsultasikan dengan dokter bila memiliki kondisi medis.
Sumber:
- Salinas M, dkk. Improving diagnosis and treatment of hypomagnesemia. Clin Chem Lab Med. 2023;62:234–48. PMID 37503587
- Gragossian A, dkk. Hypomagnesemia. StatPearls. 2023. PMID 29763179
- Van Laecke S. Hypomagnesemia and hypermagnesemia. Acta Clin Belg. 2019;74:41–7. PMID 30220246
- Liamis G, dkk. An overview of diagnosis and management of drug-induced hypomagnesemia. Pharmacol Res Perspect. 2021;9:e00829. PMID 34278747
- Srinutta T, dkk. Proton pump inhibitors and hypomagnesemia: a meta-analysis of observational studies. Medicine (Baltimore). 2019;98:e17788. PMID 31689852
- Khan AM, dkk. Low serum magnesium and the development of atrial fibrillation in the community: the Framingham Heart Study. Circulation. 2013;127:33–8. PMID 23172839
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. Magnesium: Fact Sheet for Health Professionals. ods.od.nih.gov
- Data produk: KB Synergy Worldwide Indonesia (Calcium Mag POM SI 124503901; ProArgi-9+ POM SI 114203111).
