Ilustrasi pembuluh darah arteri dan vena pada kedua tungkai, sampul artikel ciri peredaran darah tidak lancar

Ciri Peredaran Darah Tidak Lancar & Kapan Harus Waspada

Ciri peredaran darah tidak lancar yang paling sering dikeluhkan adalah kaki atau tangan terasa dingin, kesemutan, mudah lelah, dan betis nyeri saat berjalan. Namun “peredaran darah tidak lancar” sebenarnya bukan nama penyakit. Di balik keluhan itu bisa ada kondisi yang berbeda-beda: penyempitan pembuluh nadi di kaki, gangguan pembuluh balik (vena), gangguan saraf karena diabetes, atau penyebab lain di luar pembuluh darah. Artikel ini membantu Anda mengenali tandanya, dan yang terpenting, kapan harus ke dokter atau ke IGD.

Punya keluhan kaki dingin atau kesemutan dan bingung harus mulai dari mana? Tanya Coach Didit via WhatsApp (0851-7977-5656)
Seri Pembuluh Darah Sehat
1. Pembuluh Darah Kaku: Penyebab, Ciri & Cara Menjaganya
2. Sayuran Hijau untuk Jantung: Nitrat, Klorofil & Faktanya
3. Ciri Peredaran Darah Tidak Lancar & Kapan Harus Waspada (sedang Anda baca)
4. Cara Melenturkan Pembuluh Darah secara Alami Tiap Hari

Peredaran darah tidak lancar itu sebenarnya apa?

Darah beredar lewat dua jalur:

  • Jalur pergi (arteri). Membawa darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Bila arteri menyempit atau kaku, otot dan kulit di ujung tubuh kekurangan pasokan, terutama saat sedang bekerja keras.
  • Jalur pulang (vena). Membawa darah kembali ke jantung. Bila katup vena di kaki melemah, darah cenderung “menggenang” di kaki.

Keluhannya berbeda tergantung jalur mana yang bermasalah. Soal arteri yang kurang lentur, baca artikel pertama seri ini: Pembuluh Darah Kaku.

Ciri peredaran darah tidak lancar di kaki

Pria paruh baya berhenti sejenak saat jalan di taman karena kaki terasa tidak nyaman, salah satu keluhan yang dibahas dalam ciri peredaran darah tidak lancar

Bila arteri menyempit (penyakit arteri perifer)

Penyakit arteri perifer (dalam istilah medis disebut PAD) terjadi ketika arteri di kaki menyempit karena plak. Tandanya antara lain (Gornik dkk., 2024):

  • Betis pegal, nyeri, atau kram saat berjalan, lalu hilang setelah istirahat beberapa menit. Ini disebut klaudikasio, gejala PAD yang paling umum.
  • Satu kaki terasa lebih dingin atau lebih pucat dibanding kaki lainnya
  • Luka di kaki atau jari kaki yang lama sembuh
  • Kulit kaki mengilap, bulu kaki menipis, atau denyut nadi di kaki terasa lemah saat diperiksa dokter

PAD tidak jarang. Diperkirakan 236 juta orang di dunia berusia 25 tahun ke atas hidup dengan PAD pada 2015, dengan faktor risiko utama merokok, diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi (Song dkk., 2019). Yang perlu diingat, PAD tanpa gejala jauh lebih banyak daripada yang bergejala, dan PAD berkaitan dengan risiko serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi (Criqui & Aboyans, 2015).

Bila pembuluh balik (vena) melemah

Gangguan vena kronis punya ciri yang berbeda (Eberhardt & Raffetto, 2014):

  • Kaki terasa berat dan bengkak, terutama sore hari atau setelah lama berdiri
  • Varises, yaitu pembuluh balik yang melebar dan berkelok di betis
  • Kulit di sekitar mata kaki menggelap atau menebal

Ciri peredaran darah tidak lancar di tangan

Keluhan tangan dingin yang paling khas adalah fenomena Raynaud. Jari tangan tiba-tiba memutih, lalu kebiruan saat terkena dingin atau stres, kemudian memerah saat kembali hangat. Ini terjadi karena pembuluh darah kecil di jari menyempit berlebihan (Wigley & Flavahan, 2016). Sebagian besar kasus tergolong ringan, tetapi tetap perlu diperiksakan, terutama bila muncul luka di ujung jari atau disertai nyeri sendi.

Kesemutan dan mati rasa: tidak selalu soal pembuluh darah

Kesemutan, baal, atau rasa terbakar di telapak kaki sering dianggap tanda peredaran darah tidak lancar. Padahal keluhan ini lebih sering berasal dari saraf. Salah satu penyebab tersering adalah neuropati diabetes, yaitu kerusakan saraf akibat gula darah yang lama tinggi (Pop-Busui dkk., 2017).

Bila Anda sering kesemutan di kedua kaki, cek gula darah. Kondisi sebelum diabetes juga perlu diwaspadai. Penjelasannya ada di Prediabetes dan Penyakit Jantung.

Gampang lelah: kapan berkaitan dengan sirkulasi?

Gampang lelah punya banyak penyebab, misalnya kurang tidur, kurang darah (anemia), gangguan tiroid, gula darah tinggi, atau stres. Jadi, lelah saja belum tentu ciri peredaran darah tidak lancar.

Namun, segera periksakan diri bila rasa lelah disertai sesak napas saat aktivitas ringan, kaki bengkak, jantung berdebar, atau nyeri dada, karena bisa berkaitan dengan jantung. Kenali tandanya di Gejala Penyakit Jantung.

Kapan harus ke dokter atau IGD?

Periksakan ke dokter bila Anda mengalami ciri peredaran darah tidak lancar berikut:

  • Betis nyeri saat berjalan yang membaik saat istirahat
  • Luka di kaki yang tidak kunjung sembuh
  • Kaki sering bengkak, terasa berat, atau muncul varises yang mengganggu
  • Kesemutan atau mati rasa yang menetap
  • Jari tangan sering berubah warna saat dingin

Segera ke IGD bila muncul:

  • Kaki atau tangan tiba-tiba sangat dingin, pucat, nyeri hebat, mati rasa, atau sulit digerakkan
  • Satu betis bengkak, merah, hangat, dan nyeri, karena bisa menandakan gumpalan darah
  • Wajah mencong, lengan atau kaki lemah sebelah, bicara pelo, atau tiba-tiba sulit melihat, karena ini tanda stroke
  • Nyeri dada atau sesak napas

Pemeriksaan yang biasa dilakukan dokter

Dokter memeriksa tekanan darah di pergelangan kaki pasien dengan manset dan alat doppler, pemeriksaan bila ada ciri peredaran darah tidak lancar

Untuk memeriksa arteri di kaki, dokter biasanya mengukur ankle-brachial index (ABI), yaitu perbandingan tekanan darah di pergelangan kaki dan di lengan. Pemeriksaan ini sederhana dan tanpa rasa sakit, dan bisa menemukan PAD yang belum bergejala (Criqui & Aboyans, 2015). Untuk vena, dokter dapat melakukan pemeriksaan USG Doppler.

Cara membantu peredaran darah tetap lancar

  1. Berhenti merokok. Merokok adalah salah satu faktor risiko terkuat PAD (Criqui & Aboyans, 2015).
  2. Jalan kaki secara teratur. Pada penderita klaudikasio, program latihan jalan terbukti dengan bukti berkualitas tinggi menambah jarak berjalan tanpa nyeri maupun jarak berjalan maksimal (Lane dkk., 2017). Tanyakan pada dokter program yang aman untuk Anda.
  3. Kendalikan gula darah, tensi, dan kolesterol, dan minum obat sesuai resep dokter.
  4. Makan sayuran hijau setiap hari. Studi besar di Denmark mengaitkan asupan nitrat sayuran sedang dengan risiko rawat inap karena PAD yang 26% lebih rendah. Penjelasannya ada di Sayuran Hijau untuk Jantung.
  5. Untuk keluhan vena: jangan duduk atau berdiri terlalu lama tanpa bergerak, gerakkan pergelangan kaki secara berkala, dan angkat kaki saat beristirahat.

Bagaimana dengan suplemen?

Ini perlu dibahas jujur. L-Arginine, bahan baku nitric oxide, pernah memberi hasil baik dalam studi kecil jangka pendek pada penderita PAD. Namun dalam uji klinis NO-PAIN, pemberian L-Arginine 3 gram per hari selama 6 bulan pada 133 penderita PAD tidak memperbaiki fungsi pembuluh darah, dan perbaikan jarak berjalannya justru lebih kecil dibanding kelompok plasebo (Wilson dkk., 2007).

Artinya, penderita PAD tidak dianjurkan mengandalkan suplemen L-Arginine untuk keluhannya. Pengobatan PAD ada di tangan dokter. Suplemen hanya bisa dipandang sebagai pelengkap pola hidup sehat bagi orang yang ingin menjaga kesehatan pembuluh darahnya, dan bukan pengganti pemeriksaan.

Pelengkap pola hidup sehat: Paket DuoPlus

Isi Paket DuoPlus: 2 box ProArgi-9 Plus dan Chlorophyll Plus

Bagi Anda yang belum memiliki diagnosis gangguan pembuluh darah dan ingin melengkapi pola hidup sehat, Paket DuoPlus berisi:

ProArgi-9+ (BPOM POM SI 114203111) adalah minuman serbuk rasa Citrus Berry yang mengandung L-Arginine, dilengkapi Vitamin C, Vitamin D, Vitamin B6, Vitamin B12, Asam Folat, dan Grape Skin Extract. Detail: Panduan ProArgi-9+. ProArgi-9+ terdaftar halal BPJPH (REG RI HL US000060500525, sertifikat IFANCA; cek di situs BPJPH).

Chlorophyll Plus (BPOM POM SI 144604681) adalah minuman herbal cair rasa mint. Isinya klorofil dalam bentuk sodium copper chlorophyllin, ekstrak alfalfa, ekstrak jus barley grass, dan minyak peppermint. Cara minumnya 1 sendok teh (5 ml) dicampur 240 ml air, 2 kali sehari. Chlorophyll Plus terdaftar halal BPJPH (REG RI HL US000060480525, sertifikat IFANCA; cek di situs BPJPH).

Catatan penting: bila Anda sudah didiagnosis PAD atau mengalami klaudikasio, bicarakan dengan dokter sebelum memakai suplemen L-Arginine. ProArgi-9+ tidak dianjurkan untuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, dan penderita herpes perlu berhati-hati. Bila Anda minum obat jantung golongan nitrat (misalnya ISDN) atau obat penurun tekanan darah, wajib konsultasi dokter dulu karena ada risiko tekanan darah turun terlalu rendah. Chlorophyll Plus sebaiknya dihindari pada kehamilan trimester pertama karena mengandung minyak peppermint. Bila Anda minum obat pengencer darah, tanyakan dokter sebelum menambah suplemen herbal apa pun.

FAQ seputar ciri peredaran darah tidak lancar

Apa ciri peredaran darah tidak lancar di kaki?
Bila arteri menyempit, ciri yang paling khas adalah betis nyeri atau pegal saat berjalan yang hilang saat istirahat, kaki terasa lebih dingin, dan luka yang lama sembuh. Bila vena melemah, kaki terasa berat dan bengkak, terutama sore hari, dan bisa muncul varises.

Apa ciri peredaran darah tidak lancar di tangan?
Keluhan yang paling khas adalah fenomena Raynaud, yaitu jari tangan memutih lalu kebiruan saat dingin atau stres, kemudian memerah saat kembali hangat. Periksakan ke dokter, terutama bila muncul luka di ujung jari.

Apakah kesemutan tanda peredaran darah tidak lancar?
Tidak selalu. Kesemutan dan mati rasa lebih sering berasal dari gangguan saraf, misalnya neuropati akibat gula darah yang lama tinggi. Bila sering kesemutan di kedua kaki, periksakan gula darah Anda.

Peredaran darah tidak lancar minum obat apa?
Tidak ada satu obat pelancar darah yang cocok untuk semua orang, karena penyebabnya berbeda-beda. Obat untuk penyempitan arteri, gangguan vena, atau gangguan saraf hanya boleh diberikan dokter setelah pemeriksaan. Jangan membeli obat pengencer darah sendiri.

Kapan harus ke IGD?
Segera ke IGD bila kaki atau tangan tiba-tiba sangat dingin, pucat, nyeri hebat, atau mati rasa, bila satu betis bengkak, merah, dan hangat, bila muncul tanda stroke seperti wajah mencong atau lemah sebelah, atau bila ada nyeri dada dan sesak napas.

Paket DuoPlus: 2 box ProArgi-9+ (60 sachet) + gratis Chlorophyll Plus. Pelengkap pola hidup sehat, bukan pengganti pemeriksaan dokter. ProArgi-9+ terdaftar BPOM POM SI 114203111.

Cek Harga Disini

Masih ragu? Konsultasi dulu dengan Coach Didit via WhatsApp (0851-7977-5656). Untuk keputusan medis, tetap ikuti arahan dokter Anda.

Coach Didit Wijaya

Ditulis oleh
Coach Didit Wijaya
Praktisi Kesehatan & Konsultan Nutrisi โ€” 13 tahun bersama Synergy Worldwide Indonesia. Telah mendampingi ratusan klien menjalani program Smart Detox & gaya hidup sehat. Berbasis di Pancoran, Jakarta Selatan.
๐Ÿ”— proargi.id ยท smartdetox.id
Informasi medis dalam artikel ini merujuk pada WHO, jurnal ilmiah, dan pedoman resmi. Artikel bersifat edukasi, bukan pengganti konsultasi dokter.

Suplemen bukan pengganti obat. Konsultasikan dengan dokter bila memiliki kondisi medis.

Sumber:

  • Gornik HL, dkk. 2024 ACC/AHA/AACVPR/APMA/ABC/SCAI/SVM/SVN/SVS/SIR/VESS Guideline for the Management of Lower Extremity Peripheral Artery Disease. Circulation. 2024;149:e1313โ€“e1410. PMID 38743805
  • Song P, dkk. Global, regional, and national prevalence and risk factors for peripheral artery disease in 2015: an updated systematic review and analysis. Lancet Glob Health. 2019;7:e1020โ€“30. PMID 31303293
  • Criqui MH, Aboyans V. Epidemiology of peripheral artery disease. Circ Res. 2015;116:1509โ€“26. PMID 25908725
  • Eberhardt RT, Raffetto JD. Chronic venous insufficiency. Circulation. 2014;130:333โ€“46. PMID 25047584
  • Wigley FM, Flavahan NA. Raynaud’s phenomenon. N Engl J Med. 2016;375:556โ€“65. PMID 27509103
  • Pop-Busui R, dkk. Diabetic neuropathy: a position statement by the American Diabetes Association. Diabetes Care. 2017;40:136โ€“54. PMID 27999003
  • Lane R, dkk. Exercise for intermittent claudication. Cochrane Database Syst Rev. 2017. PMID 29278423
  • Wilson AM, dkk. L-arginine supplementation in peripheral arterial disease: no benefit and possible harm. Circulation. 2007;116:188โ€“95. PMID 17592080
  • Bondonno CP, dkk. Vegetable nitrate intake, blood pressure and incident cardiovascular disease: Danish Diet, Cancer, and Health Study. Eur J Epidemiol. 2021. PMID 33884541
  • Data produk: KB Synergy Worldwide Indonesia (ProArgi-9+ POM SI 114203111; Chlorophyll Plus POM SI 144604681).

Similar Posts