Trigliserida Tinggi: Penyebab, Bahaya & Pantangan Makanannya
Trigliserida tinggi berarti kadar lemak jenis trigliserida di darah Anda melebihi 150 mg/dL, dan kondisi ini sering tidak bergejala sama sekali. Banyak orang hanya memperhatikan kolesterol LDL saat membaca hasil lab, padahal trigliserida juga ikut menentukan risiko penyakit jantung. Kabar baiknya, trigliserida sangat dipengaruhi kebiasaan sehari-hari seperti makanan manis, karbohidrat olahan, dan alkohol, sehingga perubahan gaya hidup biasanya berdampak nyata. Mari kita bahas satu per satu.
Ringkasan singkat
- Normal: trigliserida di bawah 150 mg/dL.
- Penyebab utama: kebanyakan gula dan karbohidrat olahan, alkohol, berat badan berlebih, kurang gerak, diabetes yang tidak terkontrol, dan obat tertentu.
- Bahayanya: meningkatkan risiko penyakit jantung. Bila sangat tinggi, bisa memicu radang pankreas.
- Biasanya tanpa gejala, jadi satu-satunya cara tahu adalah tes darah.
- Gaya hidup adalah langkah pertama, dan obat diberikan dokter bila perlu.
Apa itu trigliserida?
Trigliserida adalah jenis lemak yang paling banyak di dalam tubuh. Saat kita makan lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan, terutama dari gula dan karbohidrat, tubuh mengubah kelebihannya menjadi trigliserida dan menyimpannya di sel lemak. Trigliserida ini nantinya dipakai sebagai cadangan energi.
Trigliserida berbeda dengan kolesterol. Kolesterol dipakai tubuh untuk membangun sel dan hormon, sedangkan trigliserida terutama berfungsi sebagai energi. Keduanya diperiksa bersama dalam tes yang disebut profil lipid. Penjelasan soal kolesterol ada di Kolesterol LDL dan Kolesterol dan Penyakit Jantung.
Kadar trigliserida normal dan kategorinya
Berikut kategori yang umum dipakai untuk orang dewasa (MedlinePlus, Triglycerides):
| Kategori | Kadar trigliserida | Artinya |
|---|---|---|
| Normal | Di bawah 150 mg/dL | Pertahankan pola hidup sehat |
| Batas tinggi | 150–199 mg/dL | Saatnya memperbaiki pola makan dan aktivitas |
| Tinggi | 200–499 mg/dL | Bicarakan dengan dokter soal langkah penanganan |
| Sangat tinggi | 500 mg/dL atau lebih | Segera konsultasi dokter |
Kategori untuk anak dan remaja berbeda. Bila hasil lab Anda menunjukkan angka di luar batas normal, bawa hasilnya ke dokter untuk dibaca bersama hasil kolesterol lainnya.
Trigliserida tinggi karena apa?
Penyebab trigliserida tinggi sering kali berasal dari kebiasaan sehari-hari, tetapi bisa juga dari kondisi medis atau obat. Menurut MedlinePlus, faktor yang dapat menaikkan trigliserida antara lain (MedlinePlus, Triglycerides; MedlinePlus, Triglycerides test):
- Makan lebih banyak kalori dari yang dibakar, terutama dari makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana, seperti makanan berbahan tepung putih.
- Berat badan berlebih atau obesitas.
- Kurang aktivitas fisik.
- Konsumsi alkohol berlebihan.
- Merokok.
- Diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol. Kaitannya dengan gula darah juga dibahas di Prediabetes dan Penyakit Jantung.
- Penyakit tiroid, penyakit hati, atau penyakit ginjal.
- Obat tertentu, misalnya obat diuretik (obat peluruh kencing) dan beberapa obat lain.
- Faktor keturunan.
Bila Anda sedang minum obat rutin dan hasil trigliserida tinggi, jangan menghentikan obat sendiri. Diskusikan dengan dokter apakah obat Anda berpengaruh.
Trigliserida tinggi mengakibatkan apa?
Trigliserida tinggi biasanya tidak menimbulkan keluhan, tetapi dampaknya bisa serius dalam jangka panjang.
1. Risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Bukti dari studi pengamatan dan studi genetik mendukung bahwa trigliserida yang tinggi, beserta partikel pembawanya, merupakan penyebab tambahan penyakit kardiovaskular (Nordestgaard & Varbo, 2014). Penumpukan lemak di dinding arteri inilah yang lama-lama menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
2. Radang pankreas (pankreatitis akut) bila kadarnya sangat tinggi. Trigliserida yang sangat tinggi, paling sering di atas 1.000 mg/dL, termasuk penyebab pankreatitis akut (MedlinePlus, Acute pancreatitis). Gejala utamanya nyeri di perut kiri atas atau tengah yang makin hebat dan bisa menjalar ke punggung, sering disertai mual, muntah, dan demam. Bila muncul nyeri perut hebat seperti ini, segera ke IGD.
Itulah sebabnya trigliserida perlu diperiksa rutin, terutama bila Anda punya berat badan berlebih, diabetes, atau riwayat penyakit jantung di keluarga.
Pantangan makanan saat trigliserida tinggi

MedlinePlus menganjurkan membatasi gula tambahan dan makanan tinggi lemak jenuh, serta membatasi alkohol (MedlinePlus, Triglycerides test). Dalam menu sehari-hari kita, contohnya:
| Batasi | Contoh | Pilihan pengganti |
|---|---|---|
| Minuman manis | Teh manis, es kopi susu gula aren, minuman boba, sirup, minuman kemasan manis | Air putih, teh tawar, kopi tanpa gula |
| Gula tambahan dan kue manis | Kue basah, martabak manis, donat, biskuit manis | Buah utuh sebagai camilan |
| Karbohidrat olahan | Roti putih, mi instan, nasi putih porsi besar | Porsi nasi lebih kecil, nasi merah, ubi, roti gandum utuh |
| Lemak jenuh tinggi | Gorengan, kulit ayam, jeroan, santan kental, daging berlemak | Lauk dikukus, direbus, atau dipanggang, seperti ikan, ayam tanpa kulit, tahu, dan tempe |
| Alkohol | Minuman beralkohol dalam bentuk apa pun | Hindari |
Selain membatasi, tambahkan juga makanan berserat seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Peran serat untuk kolesterol dibahas di Serat Larut Menurunkan Kolesterol?. Bila Anda sering mengantuk berat setelah makan banyak nasi atau makanan manis, mungkin ini saatnya meninjau pola makan. Baca Ngantuk Setelah Makan.
Cara menurunkan trigliserida tinggi lewat gaya hidup

Langkah gaya hidup yang dianjurkan untuk menjaga trigliserida antara lain (MedlinePlus, Triglycerides test):
- Makan sehat dengan membatasi gula tambahan dan lemak jenuh.
- Aktif bergerak secara rutin.
- Menjaga berat badan ideal.
- Mengelola stres.
- Berhenti merokok.
- Tidur cukup.
- Membatasi alkohol.
Mulailah dari satu perubahan yang paling mudah, misalnya mengganti minuman manis dengan air putih. Lalu cek ulang trigliserida sesuai anjuran dokter untuk melihat perkembangannya.
Kapan perlu obat dari dokter?
Pada sebagian orang, perubahan gaya hidup saja tidak cukup, terutama bila trigliserida sangat tinggi atau ada risiko jantung lain. Dokter akan menilai keseluruhan kondisi Anda, termasuk kolesterol LDL, gula darah, tekanan darah, dan riwayat penyakit, sebelum memutuskan obat.
Omega-3 (EPA dan DHA) dalam dosis resep termasuk pilihan yang dipakai dokter untuk menurunkan trigliserida yang tinggi. Pernyataan ilmiah American Heart Association menyebut dosis resep ini dapat menurunkan trigliserida yang sangat tinggi sedikitnya 30% (Skulas-Ray dkk., 2019). Namun dosis resep berbeda dengan suplemen yang dijual bebas, dan penggunaannya harus atas keputusan dokter. Jangan menghentikan obat penurun lemak darah yang sudah diresepkan tanpa arahan dokter.
Peran suplemen: realistisnya

Mari jujur: tidak ada suplemen yang bisa menggantikan perubahan pola makan untuk trigliserida. Langkah yang paling bermakna tetap mengurangi gula, karbohidrat olahan, dan alkohol, aktif bergerak, serta menjaga berat badan.
Sebagian orang melengkapi pola hidup sehatnya dengan suplemen untuk kesehatan pembuluh darah, misalnya ProArgi-9+, suplemen L-arginine yang membantu mendukung pembuluh darah lewat jalur nitric oxide. Perlu ditegaskan, ProArgi-9+ tidak dimaksudkan untuk menurunkan trigliserida, dan tidak menggantikan obat dari dokter.
ProArgi-9+ adalah suplemen, bukan obat. Bila Anda sedang minum obat tekanan darah, obat jantung golongan nitrat, atau obat disfungsi ereksi, konsultasikan dulu dengan dokter, karena kombinasinya bisa membuat tekanan darah turun terlalu rendah. Dalam uji klinis VINTAGE-MI, L-arginine tidak memperbaiki kondisi pasien setelah serangan jantung. Selain itu, 6 peserta di kelompok L-arginine meninggal, sedangkan di kelompok plasebo tidak ada, sehingga penerimaan peserta dihentikan (Schulman dkk., JAMA 2006, PMID 16391217). L-arginine juga tidak dianjurkan bagi yang baru mengalami serangan jantung. ProArgi-9+ tidak dianjurkan untuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
ProArgi-9+: 5.000 mg L-arginine per sachet dengan vitamin C, D, B6, B12, asam folat, dan grape skin extract. Diseduh 1 sachet dengan 250–300 ml air. Terdaftar BPOM POM SI 114203111, halal, diproduksi di fasilitas berstandar GMP.
Masih ragu? Konsultasi dulu dengan Coach Didit via WhatsApp (0851-7977-5656). Untuk keputusan medis, tetap ikuti arahan dokter Anda.
FAQ seputar trigliserida tinggi
Berapa kadar trigliserida yang normal?
Untuk orang dewasa, trigliserida normal adalah di bawah 150 mg/dL. Kadar 150–199 mg/dL termasuk batas tinggi, 200–499 mg/dL tinggi, dan 500 mg/dL atau lebih sangat tinggi.
Trigliserida tinggi karena apa?
Penyebab tersering adalah kebanyakan gula dan karbohidrat olahan, alkohol, berat badan berlebih, dan kurang gerak. Diabetes yang tidak terkontrol, penyakit tiroid, hati, atau ginjal, obat tertentu, serta faktor keturunan juga bisa menjadi penyebab.
Trigliserida tinggi pantang makan apa?
Batasi minuman manis, kue manis, roti putih, mi instan, nasi putih porsi besar, gorengan, santan kental, jeroan, daging berlemak, dan alkohol. Ganti dengan air putih, buah utuh, sayur, biji-bijian utuh, serta lauk yang dikukus atau direbus.
Apakah trigliserida tinggi berbahaya?
Ya. Trigliserida tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Bila sangat tinggi, terutama di atas 1.000 mg/dL, bisa memicu radang pankreas yang ditandai nyeri perut hebat. Kondisi ini perlu penanganan darurat.
Apakah trigliserida tinggi bisa turun tanpa obat?
Pada banyak orang, trigliserida bisa membaik dengan mengurangi gula, karbohidrat olahan, dan alkohol, rutin bergerak, serta menjaga berat badan. Namun bila kadarnya sangat tinggi atau ada risiko jantung lain, dokter mungkin perlu memberikan obat.
Baca juga
- Kolesterol LDL
- Kolesterol dan Penyakit Jantung
- Serat Larut Menurunkan Kolesterol?
- Penyempitan Pembuluh Darah: Penyebab, Tanda & Cara Mencegah
- Prediabetes dan Penyakit Jantung
Suplemen bukan pengganti obat. Konsultasikan dengan dokter bila memiliki kondisi medis.
Sumber:
- MedlinePlus. Triglycerides. medlineplus.gov
- MedlinePlus. Triglycerides test. medlineplus.gov
- MedlinePlus. Acute pancreatitis. medlineplus.gov
- Nordestgaard BG, Varbo A. Triglycerides and cardiovascular disease. Lancet. 2014;384(9943):626–35. PMID 25131982
- Skulas-Ray AC, dkk. Omega-3 fatty acids for the management of hypertriglyceridemia: a science advisory from the American Heart Association. Circulation. 2019;140(12):e673–e691. PMID 31422671
- Schulman SP, dkk. L-arginine therapy in acute myocardial infarction: the VINTAGE MI randomized clinical trial. JAMA. 2006;295(1):58–64. PMID 16391217
- Data produk: KB Synergy Worldwide Indonesia (ProArgi-9+ POM SI 114203111; halal REG RI HL US000060500525).
